Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

Kebersihan gigi yang buruk merupakan penyebab utama sebagian besar kasus halitosis atau yang biasa disebut bau mulut. Bukan cuma makanan, bau mulut juga bisa diakibatkan oleh kondisi medis lainnya. Simak berbagai penyebab bau mulut yang bisa mengganggu seperti di bawah ini!

Penyebab bau mulut secara umum

Halitosis atau bau mulut disebabkan oleh bakteri yang tumbuh dan berkembang biak di dalam mulut. Akibatnya, saat Anda membuka mulut atau menghembuskan napas melalui mulut, keluar aroma yang tidak sedap.

Ada banyak hal yang bisa memicu atau memperparah bau mulut. Berikut beberapa hal umum yang menyebabkan bau mulut:

1. Mulut kering

Bau mulut disebabkan oleh mulut kering terjadi karena kurangnya produksi air liur di mulut. Air liur yang juga dikenal sebagai air liur memiliki fungsi untuk membersihkan mulut secara alami.

Kurangnya produksi air liur juga lebih sering terjadi setelah Anda tidur.

“Pada siang hari, mulut Anda menghasilkan banyak air liur. Tapi saat Anda tidur, produksi air liur akan turun, "kata Drg. Hugh Flax, seorang dokter gigi dan mantan presiden American Academy of Cosmetic Dentistry di Atlanta, seperti dikutip dari Medical Daily.

Jika mulut Anda kering, maka bakteri dan kuman akan bersarang dengan nyaman di mulut Anda. Bakteri dan kuman inilah yang menyebabkan bau tak sedap.

Mulut kering biasanya dipicu oleh dehidrasi, efek samping obat yang sedang dikonsumsi, atau jika Anda baru saja meminumnya radioterapi di sekitar leher dan kepala. Penyebab bau mulut yang satu ini juga menjadi alasan di balik bau mulut saat bangun pagi.

2. Makanan, minuman dan obat-obatan

Senyawa kimia yang terkandung dalam makanan, minuman, atau obat-obatan yang dikonsumsi dapat diserap oleh darah dan dihembuskan melalui paru-paru.

Itulah sebabnya bau mulut akan tercium setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki aroma menyengat, seperti bawang merah, petai, dan durian.

Selain itu, sisa makanan yang tertinggal di gigi bisa menyebarkan bau tak sedap di mulut.

Tak hanya makanan, obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan bau mulut. Ada beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan bau mulut, di antaranya adalah antihistamin, antipsikotik, dan obat diuretik.

Menurut Hadie Rifai, dokter gigi dari Klinik Cleveland, obat ini memiliki efek samping berupa mulut kering yang bisa memicu bau mulut. Bahkan jika Anda rajin menggosok gigi, risiko bau mulut akan tetap ada selama Anda masih mengonsumsi obat tersebut.

3. Merokok

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Jurnal Medis Hong Kong pada tahun 2004, merokok merupakan penyebab paling umum dari bau mulut. Merokok dapat menurunkan produksi air liur di dalam mulut sehingga mulut terasa kering.

Ingatlah bahwa saat mulut menjadi kering, semakin banyak bakteri yang tumbuh subur di dalam mulut.

Terlebih lagi, tembakau dari rokok juga bisa meningkatkan risikonya penyakit gusi. Nah, kombinasi penyakit mulut kering dan gusi inilah yang menjadi penyebab kenapa Anda mengalami bau mulut, padahal Anda rajin menyikat gigi setiap hari.

4. Tidur dengan mulut terbuka dan mendengkur

Dr. Cram, seorang periodontis dari Amerika Serikat, berkata demikian keruh atau tidur dengan mulut terbuka dan bernapas melalui mulut maka kemungkinan besar Anda akan mengalami bau mulut di pagi hari daripada yang tidak.

Kedua situasi tersebut membuat mulut semakin mudah kering sehingga semakin banyak bakteri yang bisa tumbuh. Pada dasarnya, ketika Anda memproduksi lebih sedikit air liur di mulut, itu sama dengan mengurangi kemampuan mulut Anda untuk melawan bakteri penyebab bau mulut.

penyebab bau mulut

Kondisi kesehatan yang menyebabkan bau mulut

Padahal penyebab utama kondisi tersebut adalah bau mulut Kebersihan mulut Agar tidak terjaga, Anda juga bisa mengalami bau mulut akibat penyakit tertentu. Berikut beberapa penyakit yang bisa menyebabkan bau mulut, seperti:

1. Penyakit gusi

Selain gigi yang tidak terjaga kebersihannya, penyakit gusi juga bisa menyebabkan bau mulut. Sebuah studi tahun 2012 menemukan hubungan langsung antara periodontitis dan radang gusi (radang gusi) dengan bau mulut. Halitosis yang terjadi merupakan akibat dari bakteri yang hidup di mulut pasien.

2. Kanker

Jangan panik dan langsung mengira bahwa bau mulut Anda adalah tanda kanker. Kanker bisa membuat nafas seseorang mengalami banyak komplikasi, salah satunya bau mulut.

Bau mulut dapat mengidentifikasi kanker pada tahap awal. Klinik Cleveland telah menguji perangkat yang dapat mendeteksinya kanker paru-paru pada 80% pasien, hanya dengan tes napas.

Kemoterapi dan terapi radiasi dapat menyebabkan mulut kering dengan mempengaruhi produksi air liur. Tanpa aliran air liur yang cukup, bakteri yang tidak diinginkan dapat meningkatkan pelepasan gas belerang yang dapat memperburuk bau mulut.

3. Alergi

Jika Anda menderita alergiSelain tenggorokan gatal, hidung tersumbat, dan mata berair, Anda juga akan mengalami bau mulut. Lendir dan lendir menyediakan tempat berkembangnya kuman jahat yang menyebabkan bau mulut.

Seringkali ketika kita memiliki alergi, Anda akan mengalami mulut kering. Ini juga penyebab bau mulut.

Meski tidak ada solusi yang baik untuk masalah ini, tapi buanglah lendir Anda dan menjaga mulut tetap bersih dan segar dapat membantu Anda menghilangkan bau mulut.

4. Diabetes

Penderita diabetes mengalami produksi insulin yang tidak memadai. Ini bisa mengarahkan tubuh untuk membakar lemak, kondisi ini disebut ketoasidosis.

Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan keton (produk metabolisme lemak) dan tubuh akan mengeluarkannya melalui urin dan paru-paru. Hal ini dapat menyebabkan bau mulut akibat bau mulut seperti aseton (dimetil keton).

5. Penyakit hati

Penderita penyakit hati bisa juga mengalami bau mulut yang disebut para ilmuwan fetor hepaticus. Penyebab bau mulut yang satu ini dapat mengindikasikan masalah pada hati, bahkan seringkali sebelum gejala lainnya.

6. Gagal ginjal

Bau mulut bisa terjadi jika Anda memiliki kondisi tersebut gagal ginjal. Para peneliti berspekulasi bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh perubahan metabolisme yang dapat menyebabkan mulut kering, kekurangan air liur, dan penurunan pengecap.

Semua kondisi ini dapat menyebabkan halitosis karena air liur gagal membersihkan mulut, menyebabkan bau mulut.

7. Candida albicans

Kasus lain yang bisa menyebabkan bau mulut adalah Candida albicans. Jamur ini telah terbukti menjadi masalah umum bagi yang mengalaminya tindikan di lidah. Masalah ini juga telah teridentifikasi pada pemakai gigi tiruan atau pemakai kawat gigi.

8. Refluks asam kronis

Menderita refluks asam kronis sudah cukup buruk. Bagi yang menderita penyakit ini, menjaga kebersihan mulut sangatlah penting karena bisa menyebabkan bau mulut.

Review dari beberapa penelitian tentang penderita GERD (Penyakit Refluks Gastroesofageal) menemukan bahwa halitosis sering mengganggu pasien GERD.

Penumpukan asam dan zat lain yang sebagian dicerna ke kerongkongan dan rongga mulut dapat menyebabkan masalah bau mulut dan menyulitkan menjaga kebersihan mulut.

9. Helicobacter pylori

Infeksi H. pylori biasanya berhubungan dengan maag dan masalah saluran pencernaan lainnya. Namun, kondisi ini memiliki kemungkinan penyebab halitosis atau bau mulut.

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang dengan gangguan pencernaan mengalami halitosis dan infeksi H. pylori. Untungnya, saat penderita sembuh dari infeksinya, bau mulut akan hilang.

10. Sindrom Sjögren

Terkadang, mulut kering disebabkan oleh iritasi autoimun (tubuh menyerang dirinya sendiri). Salah satu kondisi medis yang dikenal sebagai sindrom Sjögren terjadi ketika tubuh menyerang dan menghalangi kelenjar eksokrin (seperti kelenjar ludah) untuk menjalankan fungsinya. Masalah seperti ini tidak hanya membuat mulut Anda kering, tapi bisa menjadi pemicu dan penyebab bau mulut dan masalah terkait lainnya.

11. Infeksi mulut, hidung, atau tenggorokan

Dikutip dari Klinik Mayo, bau mulut yang tidak kunjung sembuh juga bisa disebabkan oleh infeksi yang berasal dari mulut, hidung, atau tenggorokan. Orang yang menderita sinusitis, post-nasal drip, atau sakit tenggorokan karena infeksi bakteri (radang tenggorokan) cenderung mengalami masalah bau mulut.

Sebagian besar infeksi ini disebabkan oleh bakteri. Bakteri kemudian memakan lendir yang diproduksi oleh tubuh, meskipun lendir ini seharusnya digunakan untuk melawan infeksi. Hasilnya adalah bau busuk dan bau tak sedap dari mulut.

Tahukah Anda bahwa menjaga kesehatan mulut sangat penting untuk mengurangi bau mulut? Jadi, pastikan Anda menjadwalkannya berkunjung ke dokter gigi rutin untuk pembersihan dan pemeriksaan gigi.

Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluor menghilangkan sisa makanan dan plak juga dapat membantu mencegah dan mengatasi bau mulut. Tambahkan juga kebiasaan batin menyikat lidah Anda dengan benar.

Pos Harus Diketahui 15 Penyebab Bau Nafas yang Mengganggu! muncul pertama kali di Hello Sehat.

Baca:  Sering Merasa Kebelet Pipis Saat Berhubungan Seks, Normalkah?