Termasuk Indonesia, Ini 3 Negara Prioritas Peroleh Vaksin Sinovac

Termasuk Indonesia, Ini 3 Negara Prioritas Peroleh Vaksin Sinovac
Uji kandidat vaksin Covid-19. (Bisnis-Jhonson & Jhonson)

Solopos.com, JAKARTA – Salah satu dari tiga perusahaan China pembuat vaksin korona yang saat ini sedang menguji tahap akhir vaksinnya, Sinovac, mengakui memang memprioritaskan negara tertentu. Perusahaan yang berbasis di Beijing itu akan memprioritaskan negara-negara yang melakukan uji coba Fase III untuk menerima jatah pertama vaksin Sinovac untuk Covid-19.

Pejabat eksekutif perusahaan pengembang vaksin China Sinovac Biotech Ltd menyatakan, negara yang melakukan uji klinis tahap akhir seperti Brasil, Indonesia, dan Turki akan mendapatkan suntikan virus Corona bersamaan dengan China. Setelah itu, vaksin tersebut kemudian didistribusikan ke daerah-daerah yang paling parah terkena virus korona.

Hal tersebut terkait dengan kesepakatan pasokan vaksin untuk memperkuat hubungan diplomatik di Covid. Era -19. Demikian dikutip Pos Bangkok dari kepala eksekutif Yin Weidong di acara yang diselenggarakan pemerintah.

WHO: Kehidupan Normal Baru Bisa Dimulai 2022

Sinovac mengharapkan data awal pada November dari uji coba Fase III terhadap hampir 10.000 orang di Brasil, kata Yin. Kemudian, mereka akan meminta persetujuan peraturan di China dan Brasil untuk penggunaan umum vaksin yang tidak aktif pada akhir tahun ini.

Batas waktu tersebut membuat Sinovac memimpin atas perusahaan farmasi Barat termasuk AstraZeneca Plc. dan Moderna Inc. yang berlomba untuk memberikan vaksin yang layak melawan virus korona jemis baru.

Sesuai Konsensus Ahli

Meskipun politisi seperti Presiden AS Donald Trump mengatakan vaksin pertama dapat disetujui pada November, konsensus di antara para ahli dan pejabat kesehatan adalah bahwa dibutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum vaksin didistribusikan secara luas dan cukup efektif untuk menetralkan virus.

Ini adalah cara jitu untuk membuat wajan antilengket lebih tahan lama

Dengan sekitar 10 kandidat vaksin dalam berbagai tahap pengujian manusia, China telah berjanji untuk mengirimkan dosis ke setidaknya 62 negara, menandatangani perjanjian resmi dengan sekutu seperti Indonesia dan Pakistan. Sementara itu, kerja sama vaksin tampaknya tidak mungkin terwujud dengan negara-negara yang memiliki hubungan panas, seperti Kanada.

Baca:  Aturan Cuti Melahirkan untuk Ayah di Berbagai Negara

Presiden Xi Jinping berjanji pada bulan Mei bahwa vaksin yang dikembangkan China akan menjadi "barang publik" global yang dapat dibagikan oleh semua orang. Memasok vaksin ke negara lain dapat membantu meningkatkan citra China di seluruh dunia tentang cara penanganan wabah awal di Wuhan.

Yin Sinovac mengatakan perusahaan juga berencana untuk memulai uji coba vaksin pada anak-anak, dan dosisnya dapat tetap stabil hingga 28 hari pada 37C (98,6F), meningkatkan kemampuannya untuk didistribusikan di negara berkembang.

KLIK dan SUKA untuk lebih banyak berita Solopos

Postingan Termasuk Indonesia, Ini 3 Negara Prioritas Mendapatkan Vaksin Sinovac muncul pertama kali di Solopos.com.