Test

Angka Kehamilan Meningkat, Ini 6 Test Pack Terbaik 2020!

Angka Kehamilan Meningkat, Ini 6 Test Pack Terbaik 2020!

Halo Mams, sedang mencari test pack terbaik 2020? Memang, semenjak diterapkan aturan #dirumahaja oleh pemerintah selama pandemi, banyak hal yang berubah nih Mampaps. Salah satunya kita semakin dekat dengan pasangan dan juga anak-anak. Wah, pasti sangat bahagia nih selalu ada waktu untuk bersama.

Menariknya, masa pandemi di kabarkan angka kehamilan juga meningkat tajam loh! hal ini disampaikan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN), bahwa ada lebih dari 400.000 kehamilan tak direncanakan selama pandemi ini. Apakah Mampaps termasuk di dalamnya? Terlepas dari itu, untuk mengetahui Mams hamil atau tidak selama pandemi ini tentunya dibutuhkan test pack terbaik 2020 dan akurat tentunya.

Baca Juga: Rizky DA Minta Istri Tes DNA Saat Hamil, Amankah Ma?

Perbedaan Test Pack Strip dengan Test Pack Compact

sumber gambar: medicalnewstoday.com

Sebelum mengetahui test pack terbaik 2020 apa saja, Mams juga harus tahu nih bahwa test pack ternyata ada 2 jenis atau 2 bentuk loh! Yaitu test pack berbentuk strip dan berbentuk compact, lalu apa sih yang menjadi perbedaan di antara kedua tespack ini? Berikut penjelasannya:

  • Tes pack strip cara penggunaannya alat test yang berbentuk stik dicelupkan ke dalam urine yang telah Mams tamping ke dalam wadah, sementara
  • Tes pack compact cara penggunaannya cukup membasahi
Ogah Kecolongan, Setiap Pasien Masuk RSUD Sragen Wajib Rapid Test

Ogah Kecolongan, Setiap Pasien Masuk RSUD Sragen Wajib Rapid Test

PDP covid-19 RSUD sragen rapid test pasien

Solopos.com, SRAGEN — RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen mengambil kebijakan melakukan screening seluruh pasien rawat inap yang masuk lewat Instalasi Gawat Darurat (IGD) maupun poliklinik dengan pemeriksaan rapid test.

Kebijakan itu diambil lantaran RSUD Sragen tak ingin kecolongan dengan adanya tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 18 orang per Selasa (18/8/2020).

Sebanyak 18 nakes itu asimtomatik dan menjalani isolasi mandiri di RSUD Sragen. Direktur RSUD Sragen dr Didik Haryanto saat ditemui Solopos.com, Selasa sore, menjelaskan nakes tersebut tidak semuanya tenaga medis.

Mal Pelayanan Publik Jenderal Sudirman Solo Diresmikan, Ini Layanan Yang Bisa Diakses

Di antara tenaga medis positif Covid-19 yang membuat RSUD Sragen mengambil kebijakan wajib rapid test bagi pasien itu ada pula dari petugas cleaning service. Juga petugas dorong amben pasien, petugas keamanan (security), dan tenaga administrasi.

“Per kemarin [Senin, 17/8/2020], jumlah nakesnya 13 orang, sekarang 14 orang. Kasus nakes yang terkonfirmasi positif meledak ini karena pasien tidak jujur. Kalau prosedur tetap [protap] di RSUD itu ada zona-zonanya. Setiap zona ada APD [alat pelindung diri] yang disesuaikan, misalnya level I, II, atau III,” jelas Didik.

Pasien Tidak Jujur

Dia menjelaskan banyaknya nakes positif Covid-19 itu diduga karena terjadi penularan di luar ruang isolasi. Dia mengatakan semua …