Setelah

5 Hal Wajib yang Anda Bersihkan setelah Berhubungan Intim

Ada kalanya Anda hanya fokus membersihkan Miss V setelah berhubungan seks. Padahal ada area lain yang perlu dibersihkan setelah berhubungan seks. Pasalnya, cairan tubuh yang terpapar tidak hanya sampai ke organ intim. Tetapi beberapa hal lain juga perlu dibersihkan.

Eksposur perlu segera dibersihkan untuk menghindari perkembangan bakteri.

Selain Miss V, penting untuk membersihkannya setelah berhubungan seks

Saat bercinta, otomatis tubuh akan mengeluarkan keringat. Tak jarang Anda dan pasangan juga meninggalkan "jejak" lain di area aktivitas seksual.

Pakar seks Anne Hodder menyarankan agar pasangan perlu memperhatikan kebersihan setelah berhubungan seks. Kegiatan pembersihan init diperlukan untuk meminimalkan risiko infeksi.

Karena itu, ketahuilah apa saja yang perlu Anda bersihkan setelah berhubungan seks.

1. Membersihkan orgasme intim

cara menghilangkan jerawat di vagina

Pasti kamu sudah tahu kalau Miss V perlu dibersihkan setelah berhubungan seks. Anda hanya perlu membasuh area vulva. Rutinitas ini bisa menghindarkan Anda dari infeksi jamur bakteri pada vagina dan infeksi saluran kemih.

Tentunya hal ini juga berlaku untuk pria. Penis perlu dibersihkan dengan lembut. Anda bisa membersihkannya secara perlahan untuk mencegah penumpukan semen dan menjaganya dari risiko infeksi.

2. Bersihkan mainan seks

sebelum dan sesudah menggunakan mainan seks

Tak hanya vagina dan penis, Anda juga perlu membersihkan sex toy setelah berhubungan seks. Menjaga kebersihan mainan seks sangat penting untuk menghindari risiko infeksi …

delirium

Setelah Happy Hypoxia, Ini Dia Delirium Gejala Baru Covid-19!

Covid-19 sepertinya tanpa lelah menginfeksi tubuh manusia, menimbulkan berbagai gejala. Setelah sebelumnya heboh hipoksia sebagai gejala baru Covid-19, kini muncul gejala baru lainnya yaitu delirium. Pernahkah ibu mendengar istilah delirium? Untuk lebih jelasnya mari kita lihat delirium yang belakangan ini disebut-sebut sebagai gejala baru Covid-19.

Apa itu Delirium?

Dokter yang mengidap Psikiatri Komunitas, Rehabilitasi, dan Trauma Psikososial, Departemen Kesehatan Jiwa, FKUI-RSCM, Dr. Gina Anindyajati SpKJ berbicara sangat baik terkait hal ini. Menurutnya, delirium adalah keadaan perubahan kesadaran turun-temurun yang terjadi secara tiba-tiba. Gangguan pada saraf membuat seseorang merasa bingung dan kehilangan kesadaran. Di masyarakat, gejala ini sering dianggap sebagai gangguan kejiwaan, meski sama sekali salah. Hal ini terkadang membuat sebagian orang menganggap mengigau sebagai penyakit yang sepele. Padahal, delirium merupakan kondisi serius dalam dunia medis sehingga perlu segera ditangani.

dr. Gina juga menjelaskan kemungkinan gejala ini akan terjadi pada Covid-19 karena beberapa hal, antara lain:

  • Infeksi langsung ke otak
  • Adanya infeksi pada jaringan parenkim otak
  • Terjadinya ensefalopati yang disebabkan oleh racun dari proses infeksi Covid-19
  • Mengalami infeksi yang parah sehingga dapat mempengaruhi organ vital
  • Kegagalan bernafas sehingga otak kekurangan oksigen
  • Terjadinya pembekuan darah sehingga darah tersumbat agar tidak mengalir ke otak

Baca juga: Waspada Bahagia Hipoksia, Gejala Baru Mematikan Covid-19!

4 Penyakit yang Membuat Anda Sering Sesak Napas Setelah Makan

Pernahkah Anda merasa tiba-tiba mengalami napas pendek atau sesak napas setelah makan? Gejala napas pendek dalam bahasa medis disebut dengan dyspnea. Napas pendek setelah makan bisa saja menandakan Anda mengalami suatu penyakit atau kondisi medis tertentu, seperti masalah fungsi jantung atau gangguan pencernaan.

Kondisi yang bisa menyebabkan napas pendek setelah makan

Jika Anda pernah mengalami sesak napas atau tidak bisa bernapas setelah makan, jangan acuhkan gejala tersebut. Sebab bisa jadi hal itu adalah tanda bahwa Anda mengalami gangguan kesehatan tertentu. Berikut adalah kondisi medis yang dapat menimbulkan gejala napas pendek setelah makan:

1. Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux (GERD)

GERD adalah kondisi di mana asam lambung naik ke saluran yang menghubungkan mulut dengan lambung. Jika Anda mengalami kenaikan asam lambung yang terjadi satu atau dua kali setiap minggu bisa dibilang Anda memiliki GERD. Walaupun GERD bisa terjadi kapanpun, namun hal ini bisa dipicu oleh kebiasaan makan Anda, yang kemudian menyebabkan Anda mengalami gejala napas pendek atau sulit bernapas.

2. Aritmia

Aritmia adalah masalah yang terjadi pada jantung yang ditandai oleh detak atau ritme jantung tidak normal. Bisa jadi detak jantung terlalu cepat, pelan, atau bahkan tidak teratur sama sekali. Menurut American Heart Association, kondisi medis ini sering kali menimbulkan

Mandi Setelah Makan, Apa yang Terjadi pada Tubuh?

Kata orang, mandi setelah makan berbahaya bagi tubuh karena bisa menyumbat saluran pencernaan. Bukankah ini sesuatu yang rutin dilakukan banyak orang? Cari tahu faktanya di sini.

Benarkah mandi setelah makan itu berbahaya?

Mandi merupakan salah satu kegiatan rutin sehari-hari yang berkaitan langsung dengan kondisi fisik di luar tubuh. Bahkan mandi itu sendiri tidak memiliki efek samping atau komplikasi yang berbahaya.

Di sisi lain, makan merupakan aktivitas sehari-hari yang terutama berkaitan langsung dengan fungsi organ dalam tubuh.

Itu sebabnya, mandi dan makan tidak ada hubungannya. Makanan yang Anda makan akan masuk ke saluran pencernaan Anda, sedangkan mandi hanya membersihkan kulit tubuh dari kotoran dan membuat Anda merasa lebih segar.

Jadi mitos mandi sehabis makan itu berbahaya Anda tidak perlu lagi percaya dan khawatir dengan efeknya. Mandi setelah makan sama sekali tidak membahayakan tubuh.

Bagaimana kalau berenang? Bisakah kamu langsung berenang setelah makan?

Begitu juga dengan larangan berenang sehabis makan yang hanya berdasarkan mitos belaka. Boleh berenang setelah makan.

Namun memang, melakukan aktivitas fisik yang berat setelah makan, seperti berenang atau lari, bisa membuat perut kram yang mungkin berbahaya jika Anda tenggelam.

Perut bisa kram saat berenang karena segera setelah makan, sebagian aliran darah akan terfokus ke organ pencernaan. Sedangkan saat Anda …

Si Kecil Demam Setelah Imunisasi? Redakan dengan Cara Ini

Dengan imunisasi, anak akan terhindar dari berbagai penyakit lainnya. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah mengeluarkan prosedur pemberian imunisasi bagi puskesmas, praktik dokter swasta, dan rumah sakit agar tetap aman di tengah pandemi COVID-19. Namun, imunisasi bisa memicu efek samping, seperti demam.

Yuk simak cara meredakan demam usai imunisasi agar anak kembali ceria.

Seputar imunisasi untuk balita

Imunisasi rutin tetap harus dilakukan selama pandemi. Hal ini memang penting untuk kesehatan balita dan masyarakat sekitar. Mengutip dari National Health Security (NHS), manfaat imunisasi adalah:

  • Jauhkan anak dari penyakit serius dan berbahaya
  • Lindungi orang lain di lingkungan
  • Menurunkan prevalensi bahkan menghilangkan suatu penyakit jika banyak orang mendapat vaksin untuk suatu penyakit tertentu

Beberapa ibu mengkhawatirkan imunisasi karena dapat memicu efek samping. Oleh karena itu, banyak orang tua yang mencari cara untuk menurunkan demam setelah imunisasi atau efek samping lainnya. Namun perlu anda ketahui bahwa pemberian vaksin itu aman karena:

  • Jangan sebabkan autisme
  • Aman untuk daya tahan tubuh anak
  • Tidak mengandung merkuri
  • Vaksin telah diteliti dan diuji dengan baik untuk memastikan tidak berbahaya bagi anak-anak

Cara kerja dan efek samping setelah imunisasi

Imunisasi "mengajarkan" cara membuat sistem kekebalan antibodi untuk melindungi tubuh si kecil dari penyakit. Alhasil, sistem imun

sumber: sehatq.com

Sstt…Ma, Ini Cara Merapatkan Vagina Setelah Melahirkan!

Meskipun gairah seks Mama pasca persalinan seringkali menurun, namun ada kalanya hal tersebut perlu dilakukan. Hubungan seks yang dimaksud adalah ketika Mams sudah melewati masa nifas yang biasanya berlangsung selama 3-6 minggu. Berubahnya kondisi vagina mengharuskan Mams untuk merawatnya agar tercipta kembali kehidupan seks seperti sebelumnya. Yuk, simak cara merapatkan vagina setelah melahirkan berikut ini.

Pentingnya Merawat Vagina

Hampir setiap wanita menginginkan persalinan secara pervaginam. Meskipun demikian, persalinan pervaginam memiliki dampak rasa sakit, tidak nyaman, bahkan perubahan bentuk pada vagina. Sehingga Mama perlu mengetahui cara merapatkan vagina setelah melahirkan.

Merawat vagina menjadi hal yang penting bagi wanita. Bukan hanya mencegah adanya penyakit kelamin, mengetahui cara merapatkan vagina setelah melahirkan juga memperbaiki kualitas hubungan seks pasca melahirkan. Jika tidak dirawat dengan baik, tidak hanya risiko penyakit yang mengancam namun kualitas hubungan seks pun dapat menurun. Padahal hubungan seks merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dan diprioritaskan.

Baca Juga: Posisi Seks Setelah Melahirkan Agar Tidak Sakit

Kondisi Vagina Pasca Melahirkan

menjelang melahirkan

Belum sembuh dari rasa sakit dan trauma, Mams harus merelakan adanya perubahan pada vagina setelah melahirkan. Beberapa hal yang biasanya terjadi, seperti:

  • Nyeri pada vagina. Rasa nyeri pada vagina biasanya muncul seseaat setelah melahirkan. Bahkan, ada juga yang mengalami pembengkakan.

4 Cara Menghilangkan Rasa Mengantuk Setelah Makan

Hampir setiap orang mengalami rasa kantuk setelah makan, terutama pada siang hari. Ini mungkin mengganggu Anda saat Anda harus bekerja. Berbagai cara dilakukan untuk melawan rasa kantuk tersebut, misalnya dengan minum kopi. Bagaimana cara melawan rasa kantuk setelah makan? Apa yang membuat kita ingin tidur setelah makan?

Mengapa merasa mengantuk setelah makan?

Menguap dan mengantuk setelah makan merupakan pengalaman umum banyak orang. Inilah respons tubuh terhadap perubahan biokimia yang terjadi setelah makan.

Salah satu penyebabnya adalah produksi hormon serotonin dan melatonin yang dapat menyebabkan kantuk. Produksi hormon serotonin bisa meningkat saat Anda mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat. Sedangkan melatonin bisa didapatkan dari beberapa makanan seperti ceri, pisang, dan oat. Saat mencerna makanan, tubuh juga bisa meningkatkan produksi hormon serotonin dan melatonin.

Alasan lainnya adalah karena kurang tidur atau tidak melakukan apapun setelah makan. Beberapa alasan terkait kondisi kesehatan Anda juga bisa menjadi penyebab kantuk setelah makan, seperti diabetes, anemia, penyakit celiac, dan intoleransi makanan.

mengantuk setelah makan kenyang

Bagaimana cara menghindari kantuk setelah makan?

Padahal, banyak hal yang bisa dilakukan selain minum kopi untuk menghilangkan rasa kantuk. Kopi memang mengandung kafein yang bisa memblokir hormon di otak yang menyebabkan kantuk. Namun, kopi bukanlah satu-satunya hal yang bisa membuat Anda tidak mengantuk.

Beberapa