Ragam

Luka Terbuka, Ragam Jenis dan Cara Penanganannya

Luka adalah kerusakan pada kulit atau jaringan di bawahnya akibat cedera fisik. Ada beberapa jenis luka yang berbeda, salah satunya adalah luka terbuka.

Seringkali, luka terbuka hanyalah luka kecil yang dapat sembuh dalam waktu dekat, tetapi ada juga luka serius yang harus ditangani oleh seorang profesional. Simak penjelasan tentang luka terbuka berikut ini.

Apakah luka terbuka itu?

luka terbuka

Luka dikatakan terbuka jika merusak lapisan kulit terluar. Lapisan kulit yang rusak ini akan menampakkan jaringan di bawahnya. Jika tidak segera ditangani, jaringan bagian bawah yang terpapar lingkungan luar bisa berisiko terinfeksi.

Setelah luka terinfeksi, proses penyembuhan luka akan semakin lama. Bakteri dan kotoran juga bisa mengeluarkan zat beracun yang membuat luka sulit sembuh. Oleh karena itu, penting untuk mencegah terjadinya infeksi yang berdampak negatif pada penyembuhan luka.

Berdasarkan tingkat keparahannya, luka terbuka dibagi menjadi beberapa klasifikasi berikut.

  • Dangkal: luka dengan intensitas paling ringan, hanya pada lapisan epidermis (lapisan luar kulit).
  • Ketebalan parsial: lebih dalam dari pada luka dangkal, Luka ini merusak lapisan epidermis dan lapisan dermis atas.
  • Ketebalan penuh: luka sudah termasuk kerusakan jaringan subkutan, yaitu tempat lemak, kelenjar keringat, dan sel kolagen berada.
  • Dalam dan rumitJenis luka terparah, kedalamannya telah mencapai otot, tulang, atau organ tubuh.

Jenis

Ragam Makanan yang Mengandung Gas (Apakah Kangkung Termasuk?)

Kangkung sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Namun katanya, kangkung merupakan makanan yang mengandung gas dan bisa membuat Anda kembung jika dikonsumsi secara berlebihan. Apakah anggapan itu benar? Lalu, makanan dan minuman apa saja yang mengandung gas?

Benarkah kangkung merupakan makanan yang mengandung gas?

makanan yang mengandung gas, kangkung

Makanan yang bisa menyebabkan kembung adalah makanan yang mengandung FODMAP, yaitu karbohidrat rantai pendek yang bisa menghasilkan gas di dalam perut.

Tidak semua orang sensitif terhadap FODMAP kecuali orang yang memiliki sindrom iritasi usus besar (IBS) cenderung lebih sensitif. Bagi orang yang sensitif terhadap FODMAP, karbohidrat pergi ke ujung usus besar, tempat bakteri usus berada.

Di usus besar, bakteri usus kemudian menggunakan FODMAP sebagai bahan bakar yang menghasilkan gas hidrogen dan menyebabkan segala macam gejala gangguan pencernaan.

Penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara kandungan FODMAP pada makanan tertentu dengan gangguan pencernaan seperti perut kembung, perut kembung, sakit perut, diare, bahkan sembelit (sembelit).

Namun, belum diketahui apakah kangkung itu sendiri mengandung FODMAP atau tidak. Pasalnya, penelitian yang dilakukan di Monash University tidak menyebut kangkung sebagai makanan yang mengandung FODMAP.

Itu sebabnya, ada anggapan bahwa kangkung merupakan makanan yang mengandung gas tinggi dan bisa menyebabkan kembung tidak terbukti secara ilmiah.

Makanan yang mengandung gas (lebih tepatnya yang …