Pertama

3 Cara Mengobati Hati Di Hari Pertama Putus Cinta

3 Cara Mengobati Hati Di Hari Pertama Putus Cinta

Saat baru saja mengalami putus cinta, sebaiknya segera minum obat di hari pertama agar luka hati tidak semakin parah. Jika kaki Anda robek karena terjatuh dari sepeda motor, hal pertama yang harus dilakukan adalah membalutnya dengan perban alih-alih menunda perawatan yang meningkatkan kemungkinan infeksi. Tidak apa-apa jika merasa sedih, marah, […]

Postingan 3 Cara Mengobati Hati Anda di Hari Pertama Putus Cinta muncul pertama kali di Kelas Cinta.…

Pertolongan Pertama Saat Penis Terjepit Ritsleting

Kasus penis ritsleting cukup umum. Menurut sebuah penelitian di Urology Journal BJU International, 17.616 orang mengungsi ke unit gawat darurat (IGD) karena luka genital akibat ritsleting. Sebagian besar cedera ini terkait dengan penis dan terjadi pada anak-anak hingga remaja di bawah usia 18 tahun. Jika Anda termasuk yang mengalaminya, inilah pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan.

Pertolongan pertama saat penis tersangkut di ritsleting

penis merah

1. Jangan panik

Saat Anda secara tidak sengaja mencubit organ genital Anda, secara refleks Anda akan merasa panik. Tapi cobalah untuk mengendalikan diri dan tetap tenang. Saat Anda panik, Anda bisa melakukan hal-hal yang akan memperburuk keadaan.

Jangan menarik penis yang terjepit dengan paksa karena dapat menyebabkan cedera lebih lanjut. Selain itu, hindari memotong ritsleting sendiri, karena berisiko membuat luka pada penis semakin parah.

2. Oleskan minyak mineral

Steven M. Selbst, dosen dan wakil ketua pediatri di Jefferson Medical College, Philadelphia, mengatakan hal pertama yang perlu dilakukan saat penis diperbaiki adalah mengoleskan minyak mineral ke dalamnya. Kalau tidak ada bisa pakai baby oil (minyak bayi) atau petroleum jelly.

Oleskan minyak ke seluruh alat kelamin Anda serta ritsleting. Kemudian, diamkan selama kurang lebih 20 hingga 30 menit. Biasanya ini akan membantu kulit melembutkan dan melepaskan diri …

Kesalahan Penanganan Pertolongan Pertama pada Korban Gigitan Ular

Melalui siaran di televisi, kita sering menyaksikan adegan seseorang menghisap area luka gigitan ular sebagai pertolongan pertama. Tampak sangat heroik, bukan? Tapi secara medis, cara penanganan gigitan ular seperti itu sebenarnya salah. Apa saja kesalahan membantu korban gigitan ular? Ini penjelasannya.

Mitos pertolongan pertama dalam gigitan ular

menangani gigitan ular

Ada sejumlah kesalahan pertolongan pertama pada gigitan ular yang sudah mendarah daging di benak banyak orang Indonesia, seperti contoh di atas. Adegan menghisap bisa ular, menyayat bagian luka gigitan ular, dan sebagainya muncul di berbagai media. Meski dalam bentuk cerita fiksi, namun kesalahan ini sedikit banyak dipercaya dan diyakini sebagai cara yang tepat untuk menangani gigitan ular.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa cara pertolongan pertama dalam mengobati gigitan ular yang mungkin telah dipercaya selama puluhan tahun itu salah. Bukti medis menunjukkan bahwa memotong luka gigitan atau mengambil darah dari luka gigitan ular tidak membantu penyembuhan korban.

Cara ini justru bisa berisiko dan membahayakan korban. Selain memperlambat korban untuk mendapat penanganan medis yang tepat, menghisap atau mengiris luka gigitan ular juga berpotensi mencemari luka dan merusak saraf serta pembuluh darah.

Faktanya, ratusan tahun para ahli di seluruh dunia telah meneliti cara melakukan pertolongan pertama dengan benar pada gigitan ular. Namun di Indonesia, masalah

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Sengatan lebah memang bisa berbahaya, bahkan menyebabkan kematian dalam beberapa kasus. Hal ini disebabkan karena sengatan lebah mengandung racun, sehingga timbul gejala kulit kemerahan, bengkak, dan rasa gatal. Walaupun begitu, sebagian besar kasus sengatan lebah hanya mengakibatkan gejala ringan.

Namun jika memang Anda tidak sengaja tersengat lebah, maka berikut adalah cara mengobati sengatan lebah pertama kali.

Mengobati sengatan lebah dengan gejala ringan

Secara umum, jika Anda hanya mengalami reaksi alergi ringan akibat sengatan lebah, Anda bisa melakukan pertolongan pertama pada diri Anda sendiri tanpa meminta bantuan orang lain. Sebab, gejala yang muncul tidak akan begitu parah. Berikut adalah cara mengobati sengatan lebah bila Anda mengalami alergi ringan:

1. Mencabut sengat lebah yang masih tertusuk di kulit

Anda bisa meraba bagian kulit yang tesengat, kemudian mencabut sengat lebah yang masih tertinggal dengan menggunakan tangan. Jangan menggunakan pinset atau menekan sengat terlalu keras, sebab racun yang masih tersisa di dalam sengat lebih bisa keluar dan membuat Anda lebih keracunan dari sebelumnya.

3. Mengatasi bengkak yang mungkin muncul

Setelah disengat lebah, biasanya kulit akan membengkak dan memerah. Jika hal ini terjadi pada Anda, sebaiknya Anda segera ambil es batu atau botol air dingin dan tempelkan hal tersebut pada bagian tubuh Anda yang bengkak.

Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan Jika Terkena Air Keras

Maraknya kasus penganiayaan oleh orang-orang yang disiram air keras membuat kita harus selalu waspada setiap saat. Pasalnya, luka bakar akibat paparan bahan kimia seperti air sadah bisa menyebabkan kerusakan parah pada struktur jaringan kulit. Bahkan luka bakar ini dapat memengaruhi organ dalam Anda jika air sadah tertelan.

Air sadah sendiri merupakan istilah umum yang digunakan untuk zat yang bersifat iritan kuat. Air sadah bisa menjadi cairan yang sangat asam atau basa yang sangat mengiritasi sehingga dapat merusak kulit atau permukaan lain yang terbuka. Itulah mengapa sangat penting untuk melakukan pertolongan pertama yang benar dan tepat ketika ada seseorang atau bahkan jika Anda terkena percikan air keras.

Beberapa contoh air sadah yang dapat ditemukan di sekitar kita adalah air aki dan pemutih pakaian. Hindari bahan-bahan ini agar tetap aman. Jika Anda bekerja dengan bahan-bahan ini, kenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan sepatu bot karet dan celemek.

Apa yang harus Anda lakukan saat terkena atau disiram air sadah?

Jika seseorang terkena cairan ini, maka ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama agar kerusakan yang terjadi bisa diminimalisir.

1. Cuci luka dengan air mengalir

Saat Anda disiram dengan air sadah, jangan panik dulu! Sebisa mungkin tetap tenang dan perhatikan

Yang Harus Dilakukan Pria Menjelang Malam Pertama

Saat membahas persiapan malam pertama yang aduhai nan ditunggu-tunggu, rasanya terfokus hanya untuk wanita saja. Wanita umumnya lebih banyak melakukan persiapan fisik menjelang malam pertamanya. Tapi ada juga yang harus dilakukan pria menjelang malam bersejarahnya tersebut. Yuk, simak apa saja yang harus dilakukan pria menghadapi malam pertama.

Persiapan Fisik dan Non-fisik Pria

1. Makan makanan yang sehat

Mengapa butuh makan makanan sehat? Pastinya Anda ingin menampilkan performa baik di ranjang, bukan? Dengan makan makanan sehat, Anda juga memberikan asupan baik tubuh agar sehat dan bugar ketika malam pertama. Memberikan gizi yang baik pada tubuh, seperti yang dikatakan Debbie Mandel penulis buku Addicted To Stress, akan menyehatkan tubuh, khususnya libido dan sistem kardiovaskuler Anda.

2. Bersihkan diri jauh-jauh hari

Pria yang biasanya acuh tak acuh soal kebersihan, sepertinya wajib menerapkan kebersihan diri sebelum menikah. Intinya, Anda harus membersikan diri. Tidak adil bukan, wanita sebelumnya susah payah memberikan penampilan tubuhnya yang terbaik saat malam pertama, sedangkan tubuh Anda “seadanya” saja?  Bila perlu, Anda lakukan lulur atau perawatan pranikah di salon untuk membersihkan bagian yang Anda rasa sekiranya kurang bersih selama ini.

3. Olahraga agar tidak gampang menyerah saat hari H

Ingat, yang akan menerobos “gerbang pertahan” lawan pada hubungan seksual adalah