Pendidikan

Untuk Sekolah dan Perguruan Tinggi, Perwakilan BI Solo Bantu Pendidikan

Untuk Sekolah dan Perguruan Tinggi, Perwakilan BI Solo Bantu Pendidikan

Gedung Bank Indonesia Solo, Cagar Budaya Solo, BI Solo, Bank Indonesia Solo

Soloos.com, SOLO Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa sarana dan prasarana pendidikan secara simbolis kepada 16 lembaga pendidikan di Soloraya. Selain Perwakilan BI di Solo, PSBI juga didistribusikan di 45 kantor perwakilan BI di dalam negeri lainnya.

Kepala KPw BI Solo Nugroho Joko Prastowo mengatakan, PSBI dimaksudkan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh saat pandemi. Bantuan tersebut berupa 48 buah laptop yang disertakan kantor rumah & siswa 2019, 32 proyektor, 32 layar proyektor, dan 48 modem. Ada juga 32 flash drive yang disumbangkan oleh National GenBI Pembicaraan Milenial dan GenBI-Konser amal yang diselenggarakan oleh GenBI Solo.

Baca juga: Akhirnya, Dayana pun menjadi trending topic Twitter

“PSBI diberikan kepada 4 SD / sederajat, 4 SLTP / sederajat, 4 SLTA / sederajat, dan 4 perguruan tinggi yang memenuhi kriteria kelayakan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Penyerahan PSBI secara simbolis dilakukan oleh Ketua KPw BI Solo Nugroho Joko Prastowo di kantor KPw BI Solo pada Kamis (11/2/2021) dan di Pondok Pesantren Darul Huda pada Senin (15/2/2020). tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Bentuk Kepedulian yang Nyata

Menurutnya, PSBI merupakan wujud kepedulian dan wujud nyata dari Perwakilan BI Solo untuk pengembangan sumber daya manusia yang unggul …

Mengenal Metode Pendidikan Montessori: Membebaskan Anak untuk Bereksplorasi

Montessori adalah metode pendidikan yang ditemukan Maria Montessori kurang lebih 100 tahun lalu. Pola pendidikan modern ini dianggap berbeda dengan gaya pendidikan yang lainnya. Apa yang membedakannya? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel ini.

Apa itu metode pendidikan montessori?

Montessori adalah metode pendidikan yang dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori. Beliau merupakan lulusan dari sekolah kedokteran pada tahun 1869 dan menjadi salah satu dokter wanita pertama di Italia.

Pekerjaannya sebagai dokter mempertemukan ia dengan anak-anak, sejak itulah Dr. Montessori mulai tertarik dengan dunia pendidikan dan mengembangkan metode ini sebagai hasil dari penelitiannya terhadap perkembangan intelektual anak yang mengalami keterbelakangan mental.

Ciri-ciri metode pendidikan montessori adalah adanya penekanan terhadap aktivitas pengarahan diri pada anak, dan pengamatan klinis dari guru yang berfungsi sebagai fasilitator atau pendamping. Metode ini juga menekankan pentingnya penyesuaian dari lingkungan belajar dengan tingkat perkembangan anak dan peran aktivitas fisik dalam menyerap mata pelajaran secara akademis maupun keterampilan praktik secara langsung. 

Tidak sampai di situ saja, metode ini juga menggunakan peralatan auto correction untuk membantu anak belajar dengan baik. Penggunaan peralatan tersebut bertujuan agar anak mengerti soal benar atau salah terhadap perbuatan yang telah dilakukan, sehingga anak bisa mengoreksi dirinya sendiri. Nah, hal ini tanpa disadari membuat sang anak menjadi lebih