Orgasme

6 Penyebab Alasan Wanita Susah Orgasme, Plus Trik Mengatasinya

Seks seharusnya dinikmati pria dan wanita. Namun sayang, sebagian wanita sulit orgasme dibandingkan pria. Dibanding hampir lebih dari 90% pria yang selalu bisa ejakulasi setiap kali berhubungan seks, hanya sekitar 25 persen wanita saja yang pasti bisa orgasme setiap kalinya. Selain karena pada dasarnya tubuh wanita memang lebih sulit terangsang, ada beberapa penyebab lain mengapa wanita susah orgasme. Apa saja itu?

Berbagai penyebab wanita susah orgasme saat berhubungan seks

Ada beberapa kemungkinan penyebab wanita susah orgasme, antara lain:

1. Tidak PD dengan badan sendiri

Ya! Tidak cuma bikin minder saat sedang bersosialisasi di luar rumah, masalah kepercayaan diri juga menjadi penyebab utama kenapa wanita susah orgasme tiap kali bercinta.

Sebagian wanita mungkin tidak pernah merasa puas dengan penampilan wajah dan bentuk tubuhnya. Anda mungkin khawatir pasangan menganggap Anda kurang cantik sehingga kurang sedap dipandang, atau terlalu gemuk dan tidak bisa memuaskan pasangan.

Padahal ketika Anda sudah merasa tidak nyaman dengan badan sendiri, tentu kepercayaan diri Anda di ranjang juga akan ikut terpengaruh.

Terus-terusan memikirkan kekurangan diri sendiri dapat membuat pikiran berkabut, sehingga Anda tidak mampu sepenuhnya mencurahkan pikiran dan tenaga saat sedang berusaha intim dengan pasangan.

Bagaimana mengatasinya? Keluarkan suara, desahan, atau jeritan nikmat saat berhubungan seks. Trik tersebut bisa

Mengapa Orgasme Wanita Berbeda dengan Pria?

Orgasme wanita berbeda dengan orgasme pria. Misalnya, ada wanita yang mengalami orgasme berulang kali, meskipun tidak semua wanita melakukannya. Begitu juga dengan G-spot wanita yang kerap disebut-sebut sebagai kunci orgasme wanita. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang orgasme pada wanita berikut ini.

Perbedaan orgasme pria dan wanita

Ternyata, terlepas dari keragaman pengalaman seksual mereka, baik pria maupun wanita menunjukkan aktivitas otak yang kurang lebih sama selama orgasme. Barry Komisaruk, kepala peneliti dari Rutgers University New Jersey, menunjukkan bahwa pemindaian MRI dari kedua otak tersebut menyala terang saat orgasme.

Orgasme wanita terjadi sebagai akibat dari aliran darah ke dalam vagina dan klitoris Anda. Pada saat ini, dinding vagina Anda mulai menghasilkan pelumas yang secara bertahap akan mengalir keluar.

Dengan stimulasi yang meningkat, darah akan terus mengalir ke panggul, pernapasan Anda akan dipercepat, detak jantung Anda meningkat, puting menjadi keras, dan bagian bawah vagina Anda menyempit untuk mencengkeram penis sementara bagian atasnya mengembang untuk memberikan jalan masuk. untuk penis.

Ketika ketegangan meningkat, saraf dan otot genital, panggul, bokong, dan paha menegang hingga tubuh Anda secara tidak sadar menyerah pada semua rangsangan yang terus menerus ini alias orgasme.

Mengapa hanya sebagian wanita yang mengalami orgasme saat berhubungan seks?

Meski begitu, sejumlah penelitian melaporkan …

Bisakah Wanita Orgasme Hanya dengan Merangsang Payudara?

Anda mungkin sudah sering dengar kalau wanita punya titik-titik sensitif khusus yang bisa memberikan kenikmatan seks maksimal. Dua di antaranya yang cukup populer adalah klitoris dan G-spot. Tapi tahukah Anda kalau wanita ternyata juga punya titik lain yang tak kalah peka terhadap rangsangan? Ya, titik yang dimaksud adalah payudara.

Mirip seperti klitoris dan G-spot, Anda bisa mencapai orgasme dengan stimulasi di area ini. Ingin tahu bagaimana cara merangsang payudara supaya nikmatnya bisa klimaks? Baca terus informasi di bawah ini.

Wanita bisa orgasme hanya dengan rangsangan payudara

Sudah bukan rahasia lagi kalau wanita memang lebih sulit mencapai orgasme daripada pria. Orgasme wanita sendiri adalah saat di mana rahim, vagina, dan anus berkontraksi hebat. Sensasi inilah yang membuat orgasme terasa sungguh nikmat.

Sayangnya, wanita butuh stimulasi khusus supaya bisa merasakan sensasi kenikmatan tersebut secara maksimal. Penetrasi saja biasanya tidak cukup membuat Anda mencapai klimaks. Bagian luar vagina seperti klitoris justru memiliki saraf yang lebih peka terhadap rangsangan. Maka, wanita lebih mudah orgasme kalau menerima rangsangan klitoris.

Sebuah penelitian tahun 2011 dalam Journal of Sexual Medicine berhasil membuktikan bahwa ternyata otak wanita sangat responsif terhadap stimulasi payudara. Melalui pindai otak, tampak bahwa reaksi wanita ketika menerima stimulasi di area payudara sama intensnya seperti