Mental

makanan kesehatan mental

6 Makanan untuk Kesehatan Mental

Pandemi Covid-19 tampaknya menjadi ujian bagi hampir semua lapisan masyarakat. Stres dan kebosanan kerap menghampiri Anda, apalagi saat aktivitas sosial terpaksa dibatasi. Tidak ada aktivitas liburan bersama keluarga, hangout bersama teman, atau mengunjungi tempat wisata dengan pemandangan yang indah. Secara tidak langsung, orang saat ini menjalani pelatihan kesabaran yang sangat mahal. Tak hanya daya tahan, kesehatan mental juga harus dijaga lho Mams. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang bermanfaat bagi kesehatan mental. Sudahkah ibu mengetahui tentang makanan untuk kesehatan mental?

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi

sumber: kveller.com

Menjaga kesehatan mental sangatlah penting terutama di era pandemi ini. Banyak masalah hidup yang disebabkan oleh masalah kesehatan mental. Banyak yang masih bingung persepsi tentang gangguan kesehatan jiwa itu sendiri. Beberapa orang masih menganggap gangguan jiwa itu sama dengan orang gila dan biasanya dirawat di Rumah Sakit Jiwa.

Jangan salah Bu, mental breakdown tidak selalu berarti gila. Seseorang yang tiba-tiba menarik diri dari lingkungannya diindikasikan memiliki masalah kesehatan mental, lho. Jadi, penting bagi kita untuk menjaganya meski dimulai dari mengonsumsi makanan untuk kesehatan mental. Beberapa alasan juga menjadikan kesehatan mental penting untuk diperhatikan, di antaranya sebagai berikut.

Kesehatan Mental Mempengaruhi Kesehatan Fisik

Seseorang yang memiliki gangguan kesehatan jiwa tentunya dapat mengalami kesulitan …

Terapi Aquarium Bikin Sehat Fisik dan Mental Lho!

Terapi Aquarium Bikin Sehat Fisik dan Mental Lho!

Memiliki hobi memang sangat mengasyikkan. Tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, hobi sering kali membuat seseorang setia dalam pemenuhannya. Seringkali seseorang rela mengeluarkan banyak uang untuk memenuhi hobinya ini. Salah satu hobi paling populer adalah aquascape. Papa adalah salah satunya? Jangan langsung menentang hobby baru bunda, hobby aquascape ternyata banyak manfaatnya lho, salah satunya adalah terapi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Untuk lebih jelasnya yuk kenalan dengan aquascape yang sering juga disebut terapi akuarium!

Apa itu Terapi Akuarium?

Suara gemericik air yang damai, gerakan ikan yang lambat, dan dekorasi yang indah di dalamnya tidak hanya sekedar estetika. Terapi akuarium merupakan salah satu metode perawatan kesehatan yang masih jarang diketahui oleh masyarakat. Tak disangka, memiliki akuarium di rumah bisa dijadikan terapi, Bu.

Menurut salah satu penelitian di jurnal Environment and Behavior menyebutkan bahwa menonton ikan yang berenang di akuarium selama 10 menit dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu, ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa seseorang akan rileks walaupun akuarium yang dilihatnya tidak mengandung ikan. Namun, semakin banyak ikan di akuarium kabarnya semakin baik moodnya, lho!

Manfaat Terapi Akuarium untuk Kesehatan

Bukan sekedar hobi yang boros uang, memiliki akuarium bisa dijadikan terapi bagi pemiliknya. Apa manfaat kesehatan dari terapi akuarium?

Terapi untuk Penderita

3 Manfaat Menangis Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Menangis sangat identik dengan bayi dan anak kecil, tapi bukan berarti orang dewasa tidak pernah menangis. Anda pasti pernah menangis, entah di kamar atau di kamar mandi, saat Anda sedang sendiri. Menangis bisa disebabkan karena bahagia atau juga karena sedih, marah, atau kesal. Menangis sangat wajar dilakukan oleh semua orang dari semua kalangan. Ini merupakan hal yang normal. Bahkan, menangis ternyata juga memberi manfaat bagi Anda. Ingin tahu apa saja manfaat menangis? Simak penjelasannya berikut ini.

Manfaat menangis yang mungkin belum Anda ketahui

1. Menghilangkan stres

Menangis saat Anda stres merupakan salah satu cara terbaik untuk menyalurkan stres dan memberikan perasaan lega. Saat Anda menangis karena stres, sebenarnya tubuh juga sedang melepaskan hormon stres atau racun dari tubuh melalui air mata Anda yang menetes.

Hal ini telah dibuktikan pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. William H. Frey II, ahli biokimia dari St. Paul-Ramsey Medical Centre di Minnesota. Beliau menemukan bahwa terdapat perbedaan komposisi kimia antara air mata karena emosi atau stres dengan air mata karena iritasi fisik. Air mata emosional (terkait stres) mengandung dasar protein hormon prolaktin, hormon adrenokortikotropik (ACTH), dan leusin enkefalin (penghilang rasa sakit alami). Semua ini dihasilkan oleh tubuh saat Anda sedang stres.

Pengeluaran ACTH dalam