Jateng

Asosiasi Media Siber Indonesia Jateng akan Gelar Konferensi, Dilengkapi Seminar Cara Bikin Konten

Asosiasi Media Siber Indonesia Jateng akan Gelar Konferensi, Dilengkapi Seminar Cara Bikin Konten

Solopos.com, SEMARANG — Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Tengah atau Jateng akan menggelar konferensi wilayah di Pesonna Hotel Semarang pada 27-28 November 2020.

Acara yang bakal dibuka Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, ini bisa diikuti masyarakat umum lantaran disiarkan secara live. Pertemuan tiga tahunan ini akan membahas program-program AMSI Jateng beberapa tahun ke depan.

Selain itu, ada seminar bersama Google, Facebook, dan Tiktok dalam rangka meningkatkan kapasitas media siber di Jateng. Aneka sesi seminar ini juga berisi cara membuat konten yang menarik.

Kantor BPR BKK Karangmalang Cabang Plupuh Sragen Terbakar

“Rencana [konferensi wilayah AMSI Jateng] dibuka sama Pak Gubernur. Untuk seminar juga disiarkan secara streaming melalui Youtube, sehingga siapapun bisa melihatnya,” kata Ketua AMSI Jateng, Suwarmin, kepada Solopos.com, Kamis (19/11/2020).

Suwarmin menambahkan seminar dalam rangkaian konferensi media siber di Jateng ini menghadirkan perwakilan platform Google, Tikton, dan Facebook yang akan menjadi masukan untuk meningkatkan kapasitas media siber.

Acara ini nantinya tidak hanya diikuti anggota AMSI, tetapi juga mahasiwa dan masyarakat umum secara daring. Sementara itu, seminar daring dalam rangkaian konferensi media siber di Jateng juga untuk mengedukasi masyarakat bagaimana cara membuat konten yang menarik dan sehat bagi publik. Konten dimaksud tidak hanya konten berita, namun konten lainnya.

Debat

Pemkab Sragen Bakal Ikuti Jejak Pemprov Jateng dengan Menaikkan UMK 2021

Pemkab Sragen Bakal Ikuti Jejak Pemprov Jateng dengan Menaikkan UMK 2021

Pelonggaran PSBB

Solopos.com, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen berpeluang mengikuti jejak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yakni menaikkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) pada 2021. Keputusan tentang UMK baru akan dibahas dan diputuskan pada November 2020.

Plt Bupati Sragen Dedy Endriyatno mengatakan, nilai UMK di Sragen pada tahun 2021 ditentukan dengan mengakomodir semua kepentingan, pengusaha, industri, buruh, dan inflasi. UMK Sragen 2021 berpotensi meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1.815.914 / bulan.

Penjelasan tersebut disampaikan Dedy saat ditemui wartawan di Gedung DPRD Sragen, Senin (11/2/2020). Dedy menyampaikan nilai UMK Sragen 2021 akan dibahas dengan Dewan Pengupahan pekan ini. Ia melihat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah sudah menetapkan UMK dan hal ini segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Sragen.

Korban lain berjatuhan, petani Sragen tewas tersengat perangkap tikus di persawahan

“Keputusan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) dan Gubernur Jawa Tengah tentang UMK 2021 akan dipertimbangkan. Selain itu, kami juga memperhatikan semua kepentingan, baik dari sisi pengusaha, industri, buruh dan inflasi. Kami akan Coba lihat kemungkinan di tingkat daerah, Soloraya dan nasional. Kalau potensi meningkat kenapa tidak, tapi semua kepentingan harus dilindungi, ”ujarnya.

Dedy menilai UMK di Sragen kemungkinan besar akan bertambah. Ia mengatakan akan mempelajari kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dalam pembahasan UMK.

Sementara itu, mantan Ketua Serikat Pekerja …