Atau

Mana yang Lebih Sehat, Minum Susu Kambing Atau Susu Sapi?

Kebanyakan orang mungkin lebih mengenal susu sapi dibanding susu kambing. Baik itu susu formula, keju, yogurt, es krim atau produk lainnya. Padahal, susu kambing juga memiliki khasiat yang tidak kalah menyehatkan lho! Lantas, karena keduanya diyakini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, lantas mana yang lebih baik: susu sapi atau susu kambing? Baca terus untuk mengetahui jawabannya.

Perbandingan kandungan gizi susu kambing dan susu sapi

Berikut ini adalah kandungan nutrisi yang terdapat pada kedua jenis susu tersebut.

Susu sapi

Secangkir susu sapi memiliki kandungan kalori dan lemak yang lebih rendah dibandingkan susu kambing, yaitu 149 kalori dan 8 gram. Selain itu, lemak jenuhnya pada susu sapi lebih rendah dari pada susu kambing. Kandungan vitamin B12 pada susu sapi 18% dan asam folat 3 persen. Itu sebabnya susu sapi lebih banyak digunakan untuk susu formula jika ibu tidak menyusui bayinya. Tak hanya itu, kandungan selenium dan riboflavin (vitamin B2) pada susu sapi juga dikenal lebih dari pada susu kambing.

Susu kambing

Secangkir susu kambing mengandung 168 kalori lebih banyak dengan 10 gram lemak. Kalsium susu kambing juga lebih tinggi. Namun kandungan vitamin B12 pada susu kambing hanya berkisar 2,8%, atau bisa dibilang jauh lebih rendah dari pada susu sapi. Sedangkan kandungan vitamin

Menghukum Anak atau Mendisiplinkan Anak? Ketahui Mams!

Menghukum Anak atau Mendisiplinkan Anak? Ketahui Mams!

Disiplin pada anak harus dilatih sejak dini, namun menghukum anak dianggap sebagai cara yang tepat agar anak bisa disiplin! Hmmm … Apa itu benar Bu?

Bunda harus tahu, ternyata menghukum anak bukanlah cara yang efektif untuk membuat mereka menjadi disiplin. Menurut psikolog, menghukum justru akan membuat anak mengulangi kesalahannya lagi! Lalu, bagaimana cara yang benar agar anak bisa disiplin?

Perbedaan antara Menghukum Anak dan Mendisiplin Anak

Jelas, menghukum dan mendisiplinkan anak adalah tindakan yang sangat berbeda. Menghukum anak merupakan salah satu tindakan yang akan membuat anak merasa bersalah atas perbuatannya, namun menghukum bukan berarti anak bisa menjadi jera ya! Anak-anak bisa saja mengulangi kesalahan yang sama suatu hari nanti, dan tentu saja Mama akan menghukumnya lagi. Selain itu, menghukum anak juga menunjukkan bahwa Mama tidak setuju dengan apa yang dilakukan anak.

Baca Juga: Menjaga Psikologi Anak Jadi Tak Mudah Memarahinya!

Berbeda dengan mendisiplinkan anak, yaitu dengan mengajarkan anak bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya. Disiplin lebih mengarahkan anak pada hasil dari apa yang telah dilakukannya, dengan menjelaskan akibat dari perbuatan anak tersebut, tentunya dia akan mengerti dan tidak akan mengulanginya karena dia sadar jika dia melakukannya lagi akan terjadi. hasil yang akan dia terima.

Dengan mengajarkan disiplin kepada anak-anak, …

Menikah Dengan Mantan, Ya Atau tidak?

Menikah Dengan Mantan, Ya Atau tidak?

Apa jawaban Anda jika ditanya maukah Anda menikah dengan mantan? Barangkali Anda akan menolak mentah-mentah. Buat apa menikah dengan mantan? Dia sudah sering menyakiti Anda, membuat Anda terjatuh ke masalah-masalah yang tidak pernah Anda duga sebelumnya, menguras keuangan Anda, atau berbagai macam masalah lainnya. Menatap mukanya saja Anda tidak sudi, apalagi menikah dengannya. Tapi barangkali […]

The post Menikah Dengan Mantan, Ya Atau tidak? appeared first on Kelas Cinta.…

Bagaimana Faktor Usia Memengaruhi Tingkat Kematian atau Kesembuhan COVID-19?

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) sini.

Orang dari segala usia bisa meninggal COVID-19, tetapi semakin tua seseorang, semakin tinggi risikonya. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), risiko keparahan gejala COVID-19 meningkat pada orang tua.

Bagaimana usia memengaruhi tingkat keparahan gejala COVID-19?

kelompok usia berisiko memburuk dan kematian covid-19

CDC mengatakan bahwa orang berusia 50-an memiliki risiko gejala COVID-19 yang lebih parah daripada mereka yang berusia 40-an. Demikian pula, orang-orang berusia 60-an atau 70-an umumnya berisiko mengalami gejala yang memburuk.

Sekitar 8 dari 10 kematian terkait COVID-19 di AS terjadi pada orang dewasa berusia 65 tahun ke atas. Risiko gejala parah dan risiko kematian akibat infeksi virus corona baru meningkat seiring bertambahnya usia.

Jumlah kematian orang berusia 65-84 tahun diperkirakan 4-11 persen dari total kematian COVID-19 di AS, sedangkan mereka yang berusia 85 tahun ke atas mencapai 10-27 persen.

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan observasi data kematian pasien di Jakarta. Peneliti mengklasifikasikan usia menjadi 5 kelompok yaitu, 0-9 tahun, 10-19 tahun, 20-49 tahun, 50-69 tahun, dan lebih dari 70 tahun.

Hasilnya, sebanyak 3.986 orang positif COVID-19, sebagian besar dari kelompok usia 20-49 tahun yaitu 51,2 persen. Namun kasus kematian terbanyak terjadi pada pasien dari kelompok usia 50-69 tahun.

"Analisis

Makan Taoge Bikin Pria Lebih Subur, Fakta atau Mitos?

Setiap pria pasti menginginkan spermanya subur agar bisa memiliki keturunan. Semua cara bisa dilakukan untuk meningkatkan kesuburan pria, misalnya dengan menjaga berat badan atau asupan makanan. Salah satu makanan yang dipercaya dapat meningkatkan kesuburan pria adalah tauge atau tauge. Banyak pria kemudian suka makan kecambah dalam upaya meningkatkan kesuburan.

Tapi, benarkah tauge bisa meningkatkan kesuburan pria? Ataukah ini hanya mitos belaka?

Kecambah mengandung antioksidan

Antioksidan merupakan salah satu senyawa yang dibutuhkan pria untuk meningkatkan kesuburannya. Antioksidan ini dapat membantu melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, seperti paparan sinar matahari, kurang tidur, atau asap rokok. Banyaknya antioksidan di dalam tubuh bisa membantu melindungi kualitas sperma pria.

Apa efek antioksidan pada sperma?

Nah, tauge banyak mengandung antioksidan berupa vitamin C, vitamin A, dan vitamin E. Dalam satu cangkir tauge mentah terdapat 14 mg vitamin C, 22 IU vitamin A berupa beta karoten dan alfa-karoten, dan 0,1 mg vitamin E dalam bentuk alfatocoferol. . Jadi, dengan mengonsumsi tauge kamu bisa mendapatkan banyak antioksidan yang bisa menjaga kualitas sperma.

Jika Anda merokok atau sering terpapar asap rokok, sebaiknya perbanyak asupan makanan yang mengandung antioksidan. Tidak hanya dari mengonsumsi tauge, tetapi juga makanan lainnya, seperti wortel, tomat, jeruk, kiwi, serta sayur dan

Moisturizer Dulu Atau Sunscreen? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Dari banyaknya urutan penggunaan skincare, salah satu yang mungkin paling membingungkan adalah menentukan apakah Anda harus memakai moisturizer atau sunscreen terlebih dulu. Kedua produk ini memiliki fungsi yang berbeda, dan urutan yang keliru dapat memengaruhi keampuhannya.

Lantas, mana yang sebaiknya Anda gunakan lebih dahulu?

Ketahui dahulu fungsi moisturizer dan sunscreen

moisturizer dulu atau sunscreen

Meski kulit wajah menyerap keduanya dengan cara yang sama, moisturizer dan sunscreen memiliki efek yang berbeda terhadap kulit. Guna menentukan apakah Anda harus memakai moisturizer dulu atau sunscreen, coba kenali fungsinya berikut ini:

1. Fungsi moisturizer

Moisturizer berfungsi menjaga kelembapan kulit dan memperbaiki teksturnya. Produk ini biasanya mengandung humektan seperti gliserin, asam laktat, atau urea. Humektan adalah bahan yang dapat menarik air ke dalam kulit sehingga kulit wajah tetap lembap.

Kebanyakan moisturizer juga mengandung emolien berupa minyak nabati dan lanolin yang mampu melembutkan kulit. Kombinasi humektan dan emolien tidak hanya membuat wajah terasa lembap, tapi juga halus dan kenyal dengan tekstur yang merata.

2. Fungsi sunscreen

Bila Anda bingung perlu memakai moisturizer dulu atau sunscreen, hal ini mungkin bisa menjadi petunjuknya. Melansir Skin Cancer Foundation, fungsi utama sunscreen adalah melindungi kulit dari sinar UV yang bisa menyebabkan sunburn, penuaan dini, bahkan kanker.

Saat membeli sunscreen