Pendaftaran Capres Pasoepati Mulai Dibuka, Calon Dilarang Pamer Massa

Pendaftaran Capres Pasoepati Mulai Dibuka, Calon Dilarang Pamer Massa
Suporter Persis Solo, Pasoepati, melawan Persipur Purwodadi pada laga Liga 2 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (13/8/2017). (M Ferri Setiawan / JIBI / Solopos) Pengurus Kongres Liga 2 melakukan pemungutan suara untuk pendaftaran calon presiden

Solopos.com, SOLO – Calon calon presiden atau calon dan wakil presiden atau cawapres Pasoepati 2021-2023 diminta tidak membawa pendukung pada saat pendaftaran Muktamar Pasoepati VIII.

Panitia kongres mengimbau setiap pasangan calon hanya mendatangkan wakil pendukung untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Pendaftaran calon presiden dan wakil presiden Pasoepati akan digelar di Aula Persis selama dua hari, Senin-Selasa (28-29 / 12/2020).

Percepat Penanganan Covid-19, Pemkab Klaten Tambah 7 Ambulans Baru

Tahap pendaftaran calon dilakukan setelah panitia kongres selesai melakukan sosialisasi persyaratan pencalonan kepada seluruh Korwil. Panitia Pengarah Kongres VIII Ekya Sih Hananto mengingatkan pasangan calon agar tidak mengerahkan massa saat pendaftaran di Aula Persis.

“Tidak perlu banyak bawa suporter, wakil saja. Bukannya kita ingin membatasi semangat teman-teman kita, tapi kondisinya masih seperti ini [pandemi Covid-19], ”Ujar Ekya saat dihubungi Solopos.com, Minggu (27/12/2020).

3 Kandidat

Sebagai informasi, ada tiga calon pasangan calon yang siap maju dalam kontes, yakni Maryadi Gondrong-Agus Ismiyadi (Gas), Prapto Koting-Sapta Oox (Prasaja), dan Agus Warsoep-Beto (Abe). Ekya mengatakan, momen pendaftaran bisa menjadi langkah awal bagi pasangan calon untuk merebut hati warga Pasoepati dan masyarakat Solo pada umumnya.

“Orang pasti akan menilai. Jadi saya berharap ketiga pasangan ini bisa bersimpati kepada pendukung dan warga dengan tidak mengundang keramaian, ”kata Ekya yang juga Ketua Dewan Pasoepati.

Calon presiden Prapto Koting mengaku tidak berencana melakukannya pertunjukan force selama pendaftaran. Ia memahami bahwa kondisi tersebut belum memungkinkan karena adanya pandemi. “Saya tidak tahu mau mendaftar Senin atau Selasa. Yang jelas saya sarankan agar korwil pendukung tidak perlu unjuk gigi. Kita patuhi peraturan pemerintah,” kata anggota DPRD Karanganyar itu.

Baca:  Siapkan 7 Hal Ini Saat Pendaftaran Sekolah Online

Usai Takziah ke Pacitan, Warga Kota Madiun Terkena Covid-19 dan Meninggal Dunia

Senada dengan itu, calon presiden Agus Warsoep juga berkomitmen untuk tidak mengobarkan massa di Balai Persis. “Paling-paling hanya ditemani teman, tidak banyak. Kami patuhi protokol kesehatan, ”kata Agus yang berencana mendaftar Senin pukul 15.00 WIB.

Sedangkan calon presiden Maryadi Gondrong masih membutuhkan pertemuan dengan koordinator daerah soal pendaftaran di Aula Persis. "Insya Allah besok Senin [daftar]. Kami hanya ingin membahas teknisnya nanti [Minggu] malam."

Postingan Pendaftaran Calon Presiden Pasoepati Mulai Dibuka, Calon Dilarang Pamer di Misa Muncul Dulu di Solopos.com.