Kemelut Vaksin Mandiri Covid dan Vaksin Gratis

sumber: BBC.com

Setahun setelah pandemi Covid-19 telah membatasi ruang gerak orang di seluruh dunia. Kehadiran vaksin tampaknya membawa secercah harapan bagi semua kalangan. Meski bukan jaminan tidak akan tertular, vaksin Covid-19 bisa membuat tubuh mengenali virus tersebut. Pemerintah menyatakan akan memfasilitasi pemberian vaksin gratis untuk semua lapisan masyarakat. Tentu ini kabar baik. Namun, sebenarnya ada wacana bahwa vaksin tersedia dengan program independen. Apa perbedaan antara vaksin mandiri dan vaksin gratis? Apakah keduanya berasal dari merek yang sama?

Vaksin Covid Independen vs Vaksin Gratis

Banyak pengusaha yang mempertanyakan vaksin independen, Presiden Joko Widodo dengan yakin mengatakan hal itu bisa terjadi. Hal tersebut bisa terjadi karena menurut Jokowi, pengusaha atau perusahaan bersedia menanggung biaya jika ada kebijakan vaksin dengan program mandiri. Dengan adanya vaksin mandiri ini diharapkan seluruh karyawan bisa mendapatkannya secepatnya.

Vaksinasi harus segera dilaksanakan, oleh karena itu Presiden Jokowi tidak menutup kemungkinan adanya vaksin secara mandiri.

“Karena apa? Kita perlu percepat, semaksimal mungkin, apalagi biayanya ditanggung sendiri oleh perusahaan, kenapa tidak. Tapi sekali lagi kita harus mengelola masalah ini dengan baik. Mungkin bisa diberikan asalkan merk vaksinnya beda, tempat vaksin berbeda bisa dilakukan, ”kata Jokowi saat membuka pembukaan Kompas100 CEO Forum 2021.

sumber: thejakartapost.com

Presiden juga menyampaikan, saat ini sudah ada 10.000 puskesmas hingga 30.000 vaksinasi yang siap melayani masyarakat.

Baca Juga: Gencarnya Mutasi Covid-19, 3M Tak Cukup!

Menteri kesehatan juga mengomentari isu panas tersebut. Ia mengatakan, wacana tentang vaksin masih dikaji secara mandiri dan belum mencapai tahap akhir. Ia juga memastikan jika nanti kebijakan yang diambil pemerintah, penanganan dan pengadaannya akan dilimpahkan ke swasta. Tentunya merk vaksin tersebut harus terdaftar di WHO dan sudah diizinkan beredar oleh BPOM.

Baca:  5 Cara Mencerahkan Kulit Siku dan Lutut yang Menghitam

Budi mengatakan, pemerintah masih mengkaji sistem aplikasi independen untuk vaksin tersebut. Ia menghindari anggapan bahwa orang kaya bisa mendapatkan vaksin lebih dulu. Ia pun membagikan kabar bahwa vaksin untuk tenaga medis telah habis. Begitu kebijakan final tercapai, vaksin swadaya ini akan segera diimplementasikan setelah vaksin gratis berjalan.

Vaksin Mandiri akan diberikan gratis kepada karyawan

Vaksin yang dilakukan secara mandiri nantinya akan gratis bagi karyawan. Airlangga Hartanto selaku Ketua Panitia Penanganan COVID-19 dan National Economic Recovery pun turut memberikan tanggapannya terkait hal tersebut.

“Mengenai persiapan percepatan vaksin yang sedang disiapkan akselerasi melalui program mandiri, regulasi sedang disiapkan karena mengatur pembelian oleh sektor industri tertentu dan akan diberikan kepada pegawai secara cuma-cuma,” kata Airlangga. .

Baca juga: Inilah Jenis dan Harga Vaksin Covid-19!

Alasan Vaksin Mandiri Harus Beda Merk dengan Vaksin Gratis

sumber: voanews.com

Presiden Jokowi beranggapan vaksin mandiri bisa dilakukan tetapi dengan merek yang berbeda dengan vaksin gratis.

Ahli Epidomiologi Dicky Budiman mengatakan wacana vaksin secara mandiri akan menjadi isu hangat di masyarakat sehingga harus diperhatikan secara matang. Yang mungkin menjadi fokus adalah apakah merek vaksin independen sama berbeda dengan vaksin gratis. Tentu akan menjadi masalah jika vaksinnya sama merknya, tapi ada juga yang gratis dan ada yang berbayar.

Namun vaksin mandiri dengan kualitas yang lebih baik akan menimbulkan kesan diskriminasi di masyarakat. "Jadi tampaknya yang punya uang bisa cepat mengaksesnya, "Kata Diki.

Baca Juga: Daftar Orang Yang Tidak Bisa Mendapatkan Vaksin Covid-19

Seperti diketahui, vaksin gratis yang difasilitasi pemerintah ini menggunakan vaksin Cronavac yang diproduksi Sinovac. Erick Thohir selaku Menteri BUMN mengatakan bahwa pemerintah memang sedang fokus pada vaksin gratis, namun tidak menutup kemungkinan ada vaksin yang bisa dilakukan secara mandiri jika diperlukan. Hal itu diungkapkannya dalam rapat dengan Komisi VI (20/1).

Baca:  Special Hari Ibu: Stop Mom Shaming, Start Mom Praising bersama Shandy Aulia & Mamapapa.id

Menurut Erick, pembedaan merek bebas dan mandiri dimaksudkan agar tidak tercampur. Ia juga memberikan informasi terkait pengadaan vaksin Sinovac yang telah mendatangkan sebanyak 3 juta dosis dan sebanyak 15 juta dosis dalam bentuk bahan baku. Vaksin Sinovac diimpor oleh BUMN melalui PT Bio Farma.

Meski sudah banyak dibicarakan, vaksin independen ini masih menjadi isu dan masih dipelajari hingga sekarang. Apapun hasilnya, kebijakan yang akan dibuat harus mempertimbangkan semua lini, Bu.

Postingan Kemelut Covid Mandiri Vaksin dan Vaksin Gratis muncul pertama kali di Mamapapa.id.