politik

PSI Solo Gaspol Sosialisasikan Giring Nidji Capres 2024

PSI Solo Gaspol Sosialisasikan Giring Nidji Capres 2024

giring nidji calon presiden PSI

Solopos.com, SOLO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Kota Solo gencar-gencarnya sosialisasi sosok Giring Ganesha atau Giring Nidji sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

Sosialisasi mereka dilakukan melalui media sosial (medsos). DPP PSI juga telah memasang dua baliho di Balapan Persimpangan dan Jl. Dr Radjiman Solo.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD PSI Solo Antonius Yogo Prabowo Solopos.com lewat ponsel, belum lama ini. “Kedua baliho ini sudah dibayarkan ke Pemkot Solo. Saat pemasangan kemarin langsung ditangani DPP PSI,” ujarnya.

Positif Covid-19 Kota Solo Tambah 40 Kasus Lagi, 29 Dari Hasil Penelusuran

Dua baliho sosialisasi Giring Nidji sebagai capres dari PSI menggambarkan sosok Giring yang memakai topi hitam dan bertuliskan Giring untuk Presiden 2024.

Yoga, panggilan akrabnya, mengatakan DPD PSI Solo juga gencar mensosialisasikan sosok Giring sebagai capres melalui media sosial. Mereka berharap langkah ini bisa mendongkrak popularitas dan elektabilitas mantan vokalis band Nidji itu.

Meningkatkan Elektabilitas

“Yang jelas karena sudah diinstruksikan oleh DPP, kawan-kawan daerah siap memenangkan calon yang resmi dicalonkan oleh PSI. Kita terus bergerak melalui media sosial meski agenda pilpres masih di tahun 2024. Ini dia untuk mendongkrak elektabilitas, "jelasnya.

Video Viral Pengendara Sepeda Motor Menggendong Mayat di Jalanan Boyolali, Ternyata Begini Ceritanya

Salah …

Cabup Yuni: Pilkada Sragen Akan Lebih Kondusif Kalau Lawan Kotak Kosong!

Cabup Yuni: Pilkada Sragen Akan Lebih Kondusif Kalau Lawan Kotak Kosong!

cabup yuni pilkada sragen

Solopos.com, SRAGEN — Bupati Sragen yang juga calon bupati atau cabup petahana Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan Pilkada Sragen akan lebih kondusif, lebih tidak ingar-bingar, dan lebih adem kalau melawan kotak kosong.

Namun, Yuni yang berpasangan dengan Suroto pada Pilkada Sragen 2020 ini tidak ingin jemawa dan tidak boleh menganggap enteng karena masih ada partai politik yang belum mengambil sikap politik.

Yuni maju lewat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan berpasangan dengan Suroto dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pasangan Yuni-Suroto diusung lima parpol dengan kekuatan 33 kursi di DPRD.

Gowes di Mana Saja, Solopos Virtual Cycling 2020 Bisa Pilih Waktu 2 Hari

Parpol terakhir yang memberikan rekomendasi untuk cabup Yuni dan cawaup Suroto di Pilkada Sragen 2020 adalah Partai Golkar pada Rabu (12/8/2020) lalu.

Dua parpol lain yang resmi mengusung Yuni-Suroto adalah Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN). Sementara masih ada tiga parpol yang belum mengeluarkan rekomendasi untuk Pilkada Sragen, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, dan Partai Nasdem.

Semua Ada Tantangannya

“Demokrasi kan sah-sah saja ta. Mau ada lawannya atau tidak ada lawannya itu sudah diatur di undang-undang kok. Ya sudah, tidak masalah. Semua itu ada tantangan tersendiri. Melawan kotak kosong ada tantangannya. Ada lawannya juga punya …