Parenting

Kekerasan pada Anak Saat Pandemi Meningkat, Ketahui Penyebabnya!

Kekerasan pada Anak Saat Pandemi Meningkat, Ketahui Penyebabnya!

Coba hitung selama pandemi melanda, sudah berapa kali Mampaps memarahi Si Kecil? Semoga nggak ada ya atau hanya bisa dihitung jari, amin. Namun, tahukah Mampaps kekerasan pada anak saat pandemi ternyata meningkat loh! Kekerasan ini terjadi baik secara verbal maupun kekerasan fisik.

Tentu kekerasan pada anak ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti Mampaps belum terbiasa untuk menghadapi perubahan baru selama pandemi, seperti semua hal dikerjakan dari rumah. Bukan hanya itu, kecemasan terhadap sesuatu seperti kesehatan, keuangan, pendidikan anak dan lainnya secara berlebihan bisa meningkatkan stres sehingga kekerasan terjadi.

Kasus Kekerasan Anak Saat Pandemi

Kekerasan pada anak

Masih ingat kan Mampaps, beberapa kasus kekerasan pada anak yang sempat viral? Salah satunya adalah orang tua yang sedang membimbing anaknya untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring. Banyak di antara mereka tertangkap kamera sedang memukul sang anak karena tidak paham dengan apa yang sedang diterangkannya.

Baca Juga: Viral Mama Cambuk Anak, Stop KDRT pada Anak!

Mengingat kejadian pada September lalu, tersebar video viral berdurasi 4 menit 39 detik di mana sang ibu mencambuk anak kandungnya menggunakan selang saat mengerjakan tugas sekolah. Video ini beredar di Grup Facebook Info Malang Raya, terlihat jelas bahwa sang ibu mencambuk sang anak yang sedang ia bimbing untuk mengerjakan …

Si Kecil Demam Setelah Imunisasi? Redakan dengan Cara Ini

Dengan imunisasi, anak akan terhindar dari berbagai penyakit lainnya. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah mengeluarkan prosedur pemberian imunisasi bagi puskesmas, praktik dokter swasta, dan rumah sakit agar tetap aman di tengah pandemi COVID-19. Namun, imunisasi bisa memicu efek samping, seperti demam.

Yuk simak cara meredakan demam usai imunisasi agar anak kembali ceria.

Seputar imunisasi untuk balita

Imunisasi rutin tetap harus dilakukan selama pandemi. Hal ini memang penting untuk kesehatan balita dan masyarakat sekitar. Mengutip dari National Health Security (NHS), manfaat imunisasi adalah:

  • Jauhkan anak dari penyakit serius dan berbahaya
  • Lindungi orang lain di lingkungan
  • Menurunkan prevalensi bahkan menghilangkan suatu penyakit jika banyak orang mendapat vaksin untuk suatu penyakit tertentu

Beberapa ibu mengkhawatirkan imunisasi karena dapat memicu efek samping. Oleh karena itu, banyak orang tua yang mencari cara untuk menurunkan demam setelah imunisasi atau efek samping lainnya. Namun perlu anda ketahui bahwa pemberian vaksin itu aman karena:

  • Jangan sebabkan autisme
  • Aman untuk daya tahan tubuh anak
  • Tidak mengandung merkuri
  • Vaksin telah diteliti dan diuji dengan baik untuk memastikan tidak berbahaya bagi anak-anak

Cara kerja dan efek samping setelah imunisasi

Imunisasi "mengajarkan" cara membuat sistem kekebalan antibodi untuk melindungi tubuh si kecil dari penyakit. Alhasil, sistem imun

Awas Ma, Masalah Psikis Bisa Sebabkan Anak Susah Makan Lho!

Awas Ma, Masalah Psikis Bisa Sebabkan Anak Susah Makan Lho!

Orangtua mana yang bisa santai kalau sang anak susah makan, pasti akan ada beribu ide dan cara yang Mampaps lakukan agar Si Kecil bisa makan meski sesuap saja. Seperti memasak makanan kesukaan Si Kecil bahkan membuat makanan tersebut menjadi lebih menarik, seperti membentuk makanannya seperti boneka atau hewan kesukaan Si Kecil.

Perlu Mampaps ketahui nih, memang wajar pada usia-usia tertentu anak mulai susah makan Mams! Hal ini normal terjadi, bahkan saat masa tumbuh kembang anak di usia 6 hingga  9 tahun. Namun, akan menjadi tidak normal jika hal ini terus-terusan terjadi. Untuk itu, Mampaps sebagai orangtua harus tahu nih apa si penyebab anak susah makan? Agar kita bisa tahu bagaimana cara mengatasinya agar nafsu makan Si Kecil bisa mendukung tumbuh kembangnya.

Baca Juga: Anak Susah Makan Sayur? Ganti dengan Makanan Ini!

Penyebab Umum Anak Susah Makan

sumber gambar: huffingtonpost.com

Mams menginjak usia satu hingga lima tahun, kenaikan berat badannya bisa saja tidak bertambah hingga 4 bulan berturut-turut loh! Dan hal ini masih dianggap normal ya. Perlu diketahui lagi nih, nafsu makan Si Kecil di kontrol oleh otaknya. Di Mana ia akan mengonsumsi makanannya sebanyak yang ia butuhkan untuk pertumbuhan energinya. So, jangan terlalu memaksa jika Si Kecil sudah mulai …

Mengenal ASI: Jenis, Warna, Kandungan, dan Kebutuhan Harian untuk Bayi

Pemberian ASI eksklusif memberikan nutrisi penting bagi bayi selama beberapa bulan pertama kehidupannya. Namun, bentuk air susu ibu (ASI) tidak selalu sama sejak pertama kali Anda menyusui bayi. Ya, ASI ada beberapa jenis dengan warna, kandungan, tekstur kental dan cair yang berbeda. Supaya tidak salah, perhatikan semua hal tentang ASI termasuk kebutuhan ASI untuk bayi baru lahir hingga usia beberapa bulan.

Apa saja jenis ASI yang berbeda?

Bagi Anda yang belum pernah melihat ASI, mungkin Anda membayangkan tekstur dan warnanya sama dengan ASI pada umumnya.

Sebenarnya ASI memang berwarna putih dengan tekstur seperti kebanyakan ASI yang diberikan kepada bayi atau Anda minum.

Hanya saja, sejak pertama kali keluar dari payudara ibu, ASI tidak langsung terbentuk seperti ASI pada umumnya.

Minuman pertama bayi ini hadir dalam beberapa jenis yang akan terus berubah tekstur dan warnanya seiring berjalannya waktu.

Berikut ini proses perkembangan berbagai jenis ASI dari awal kelahiran bayi hingga beberapa waktu kemudian:

1. Kolostrum

memompa ASI

Kolostrum adalah ASI pertama yang keluar. Berbeda dengan warna susu pada umumnya, kolostrum memiliki warna putih agak kekuningan.

Tekstur kolostrum sendiri cenderung tebal. Itulah mengapa tidak sedikit ibu yang tidak paham dan menganggap kolostrum adalah salah satu jenis ASI yang tidak baik.

Padahal, sebenarnya ada banyak …

13+ Tanda-tanda hamil ini bisa dipercaya, deteksi kehamilan sejak dini

13+ Tanda-tanda hamil ini bisa dipercaya, deteksi kehamilan sejak dini

Tanda-tanda kehamilan perlu sekali diketahui secara dini, kenali ciri-ciri awal kehamilan, terutama untuk mama yang hamil muda tentu belum banyak tanda yang tahu.

Beberapa kasus keguguran atau cacat pada janin terjadi karena seorang wanita tidak mengetahui awal kehamilan sehingga tidak berhati-hati. Apalagi jika Mama memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur sehingga tidak bisa menghitung waktu terlambat haid dengan tepat, perlu diketahui bahwa telat datang bulan 3 hari saja bisa menandakan ibu hamil.

Mama Papa Harus Tahu

Ciri – ciri hamil tidak hanya terjadi pada perut mual, muntah dan tanda positif pada test pack saja. Tanda kehamilan sangat beragam, namun tidak semua muncul dalam satu waktu.

Biasanya ciri dan tanda hamil sering menyerupai gejala menstruasi, pada gejala haid ini wanita sering cemas dan berharap lebih atau sebaliknya namun tidak menyadari bahwa ia sedang mengalami kehamilan.

Pahami tanda serta ciri kehamilan berikut ini, supaya dapat membedakan antara gejala awal kehamilan dengan menstruasi.

Ketidaktahuan terhadap tanda-tanda hamil bisa berakibat fatal, salah satunya mungkin ibu secara tidak sadar mengkonsumsi obat-obatan yang dilarang saat hamil maka akan menyebabkan gugurnya kandungan.

Selain itu, persiapan yang matang untuk menyambut bayi juga akan terabaikan.

Baca Juga: 5 Ciri – ciri Hamil Tanpa Mual yang

Cacat Lahir pada Bayi, Ketahui Penyebab dan Cara Mencegahnya

Bukan perkara mudah bagi orang tua untuk menerima kenyataan bahwa bayinya terlahir tidak sempurna. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan bayi mengalami cacat lahir. Apa penyebab bayi lahir cacat dan dapatkah dicegah?

Apa cacat lahir pada bayi?

kelainan kongenital Cacat bawaan pada bayi baru lahir

Mengutip dari Kementerian Kesehatan RI, kelainan kongenital atau cacat lahir adalah kelainan struktural atau fungsional yang dikenali sejak bayi baru lahir.

Kondisi kesehatan bayi yang mengalaminya biasanya bergantung pada organ atau bagian tubuh yang terlibat serta tingkat keparahan yang dimilikinya.

Berdasarkan WHOCacat lahir dialami oleh sekitar 1 dari 33 bayi di dunia. Faktanya, ada sekitar 3,2 juta bayi lahir dalam kondisi tidak sempurna di seluruh dunia setiap tahunnya.

Sementara di Asia Tenggara saja, bayi lahir cacat atau cacat bawaan mencapai 90.000 kematian.

Ada dua jenis cacat lahir, yaitu cacat lahir struktural dan cacat lahir fungsional. Kelainan struktur adalah masalah yang berhubungan dengan bagian tubuh.

Ambil kasus seperti bibir sumbing, kelainan jantung, kaki pengkor, dan spina bifida. Kaki pengkor dan spina bifida adalah beberapa jenis kelainan bawaan pada tungkai bayi.

Sedangkan bayi baru lahir yang dikatakan fungsional berkaitan dengan masalah pada fungsi atau sistem anggota tubuh untuk melakukan tugasnya.

Masalah ini seringkali menyebabkan gangguan perkembangan yang meliputi perkembangan sistem saraf

sumber: tribunnews.com

Kemampuan Sosial Anak Kate Middleton Tuai Pujian, Intip Pola Asuhnya!

Dalam hal pola asuh anak Kate Middleton menerapkan pola asuh yang berbeda dari generasi kerajaan sebelumnya. Kate juga dinilai sebagai sosok yang hangat dan tegas. Ia kerap kali menunjukkan rasa kasih sayang di depan umum, berbeda dengan keluarga kerajaan yang jarang menampilkan kehangatannya. Terang saja hal ini membuat banyak pihak mengapresiasi dan kagum terhadap Kate. Termasuk Leon Hady dari Guide Education yang mengatakan bahwa Kate seringkali terlihat tidak canggung ketika berinteraksi dengan anak-anaknya bahkan menunjukkan kasih sayang di depan umum. Kate juga tidak ragu untuk berjongko bahkan menunduk ketika ketiga anaknya sedang butuh terhadapnya.

Kate Middleton sepertinya tidak jarang membuat netizen kagum hingga memuji gerak-gerik kehidupannya. Pasalnya, istri Pangeran Willian tersebut jarang bertingkah laku di luar garis lurus aturan kerajaan. Selain itu, Kate juga sarat dengan ketertarikan dalam bidang sosial serta jiwa keibuannya membuat Kate dapat dengan mudah untuk dekat dengan anak-anak.

Gaya pola asuh anak Kate Middleton dan Pangeran William ternyata juga sangat berperan dalam mendukung kemampuan sosial anak-anaknya. Sebenarnya, apa saja sih yang dilakukan Kate hingga anak-anaknya tumbuh dengan kemapuan sosial yang baik?

Pentingnya Kemampuan Sosial Anak

Sejatinya, manusia merupakan makhluk sosial sehingga orang tua sebisa mungkin mencetak generasi yang peduli akan kehidupan sosial. Sejak usia 3 hingga …

sumber: sehatq.com

Sstt…Ma, Ini Cara Merapatkan Vagina Setelah Melahirkan!

Meskipun gairah seks Mama pasca persalinan seringkali menurun, namun ada kalanya hal tersebut perlu dilakukan. Hubungan seks yang dimaksud adalah ketika Mams sudah melewati masa nifas yang biasanya berlangsung selama 3-6 minggu. Berubahnya kondisi vagina mengharuskan Mams untuk merawatnya agar tercipta kembali kehidupan seks seperti sebelumnya. Yuk, simak cara merapatkan vagina setelah melahirkan berikut ini.

Pentingnya Merawat Vagina

Hampir setiap wanita menginginkan persalinan secara pervaginam. Meskipun demikian, persalinan pervaginam memiliki dampak rasa sakit, tidak nyaman, bahkan perubahan bentuk pada vagina. Sehingga Mama perlu mengetahui cara merapatkan vagina setelah melahirkan.

Merawat vagina menjadi hal yang penting bagi wanita. Bukan hanya mencegah adanya penyakit kelamin, mengetahui cara merapatkan vagina setelah melahirkan juga memperbaiki kualitas hubungan seks pasca melahirkan. Jika tidak dirawat dengan baik, tidak hanya risiko penyakit yang mengancam namun kualitas hubungan seks pun dapat menurun. Padahal hubungan seks merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dan diprioritaskan.

Baca Juga: Posisi Seks Setelah Melahirkan Agar Tidak Sakit

Kondisi Vagina Pasca Melahirkan

menjelang melahirkan

Belum sembuh dari rasa sakit dan trauma, Mams harus merelakan adanya perubahan pada vagina setelah melahirkan. Beberapa hal yang biasanya terjadi, seperti:

  • Nyeri pada vagina. Rasa nyeri pada vagina biasanya muncul seseaat setelah melahirkan. Bahkan, ada juga yang mengalami pembengkakan.

Mengenal Metode Pendidikan Montessori: Membebaskan Anak untuk Bereksplorasi

Montessori adalah metode pendidikan yang ditemukan Maria Montessori kurang lebih 100 tahun lalu. Pola pendidikan modern ini dianggap berbeda dengan gaya pendidikan yang lainnya. Apa yang membedakannya? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel ini.

Apa itu metode pendidikan montessori?

Montessori adalah metode pendidikan yang dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori. Beliau merupakan lulusan dari sekolah kedokteran pada tahun 1869 dan menjadi salah satu dokter wanita pertama di Italia.

Pekerjaannya sebagai dokter mempertemukan ia dengan anak-anak, sejak itulah Dr. Montessori mulai tertarik dengan dunia pendidikan dan mengembangkan metode ini sebagai hasil dari penelitiannya terhadap perkembangan intelektual anak yang mengalami keterbelakangan mental.

Ciri-ciri metode pendidikan montessori adalah adanya penekanan terhadap aktivitas pengarahan diri pada anak, dan pengamatan klinis dari guru yang berfungsi sebagai fasilitator atau pendamping. Metode ini juga menekankan pentingnya penyesuaian dari lingkungan belajar dengan tingkat perkembangan anak dan peran aktivitas fisik dalam menyerap mata pelajaran secara akademis maupun keterampilan praktik secara langsung. 

Tidak sampai di situ saja, metode ini juga menggunakan peralatan auto correction untuk membantu anak belajar dengan baik. Penggunaan peralatan tersebut bertujuan agar anak mengerti soal benar atau salah terhadap perbuatan yang telah dilakukan, sehingga anak bisa mengoreksi dirinya sendiri. Nah, hal ini tanpa disadari membuat sang anak menjadi lebih

resep camilan sehat dan praktis

Resep Camilan Sehat dan Praktis Saat di Rumah Saja, Mama Wajib Buat!

Masa pandemi ini mengingatan kita untuk kembali menerapkan hidup sehat. Hal ini juga mencakup apa yang kita makan sehari-hari, harus menu sehat lho, Mampaps. Menu yang sehat akan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh sehingga keluarga tidak mudah terserang penyakit. Menyediakan camilan di rumah rasanya juga perlu agar Si Kecil tidak perlu ke luar rumah ketika ingin nyemil. Yuk buat sendiri, berikut resep camilan sehat dan praktis untuk keluarga saat di rumah saja!

Pentingnya Mengonsumsi Makanan Sehat Saat Pandemi

Menambah Asupan Nutrisi

Di tengah pandemi, daya tahan tubuh sangatlah harus diperhatikan. Resep camilan sehat dan praktis diperlukan di tengah masa pandemi seperti sekarang ini. Makanan tertentu memiliki manfaat meningkatkan daya tahan tubuh seperti kandungan vitamin C pada buah jeruk, kiwi, pepaya, dan lainnya.

Menghemat Keuangan Keluarga

Krisis ekonomi dialami oleh banyak pasangan di masa pandemi ini. Jika Mams masih mengalami perekonomian stabil, tetaplah berhemat dan berbelanja dengan cermat. Sebab, kita tidak pernah tahu bahaya apa yang mengancam di masa depan. Tetap kontol keuangan rumah tangga dengan baik di tengah pandemi ya, Mampaps!

Baca Juga: Selamat! Ini Tanda Keuangan Rumah Tangga Stabil saat Pandemi

Memastikan Bahwa Makanan Tersebut Dibuat dengan Bahan dan Cara yang Aman

Tanpa disadari, sebagian makanan yang dijual di pasaran …

Tipe-Tipe Orangtua Saat Menemani Anak School From Home

Tipe-Tipe Orangtua Saat Menemani Anak School From Home

Sejak tahun ajaran baru, anak-anak sudah bersekolah dari rumah selama 3 bulan. Hasil ngobrol dengan teman, ternyata orang tua macam-macam. Karena kita bersekolah di rumah, kita sebagai orang tua justru merasa penasaran. Apa yang dipelajari anak-anak? Apakah gurunya menyenangkan atau tidak? Cuma mau inget mommies pastikan audio anak-anak mati dulu sebelum ngomong biar temen ga dengar …

Postingan Jenis Orang Tua Saat Menemani Anak Sekolah Dari Rumah muncul pertama kali di Mommies Daily.…