bawaslu sukoharjo

Ketua Ranting PDIP Langenharjo Mangkir dari Panggilan Bawaslu Sukoharjo

Ketua Ranting PDIP Langenharjo Mangkir dari Panggilan Bawaslu Sukoharjo

tim kampanye EA pilkada sukoharjo

Solopos.com, SUKOHARJO – Pelapor kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu, Suwondo, warga Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, mangkir dari panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo. Ketua Ranting PDIP Desa Langenharjo, Suwondo, tidak datang dalam dua kali panggilan untuk dimintai klarifikasi, yakni pada Jumat (23/10/2020) dan Minggu (25/10/2020).

Hal ini diungkapkan Anggota Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sukoharjo, Rochmad Basuki, saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (26/10/2020). “Pelapor tidak datang saat dimintai klarifikasi dengan alasan tak jelas. Kami sudah dua kali memanggil pelapor namun tidak datang,” kata dia, Senin.

Bawaslu juga mendatangi rumah Suwondo untuk memintai klarifikasi di rumah. Namun, Suwondo dan keluarga tak berada di rumah. Saat didatangi, rumah Suwondo dalam kondisi sepi. Bawaslu juga telah memanggil 10 saksi yang dimintai klarifikasi terkait kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu berupa pembagian kebutuhan pokok yang diduga dilakukan JS.

Pilkada Sukoharjo: Tim Kampanye EA Demo Protes Kinerja Bawaslu, Kenapa?

Padahal, Suwondo telah menyerahkan alat bukti berupa rekaman video, foto, dan satu kantung plastik berisi beras dan gula pasir. “Kami ingin memastikan apakah alat bukti berupa rekaman video itu direkam sendiri oleh Suwondo atau dari orang lain. Apakah Suwondo mengetahui duduk perkara dan kronologis kasus tersebut. Ini yang ingin kami gali secara mendalam,” ujar dia.

Dugaan …